Teori ekonomi

mengulas tentang ekonomi lokal dan internasional

Bagaimana cara menulis proposal penelitian?

Langkah pertama untuk menulis proposal penelitian adalah mengembangkan topik yang akan diteliti. Anda harus memikirkan topik yang menarik minat Anda, sebuah topik yang akan memajukan pemahaman tentang topik tertentu. Biasanya, tujuan dari sebuah proposal penelitian adalah untuk akhirnya menerima dana untuk penelitian. Dengan demikian, Anda perlu memastikan bahwa proposal tersebut cukup persuasif untuk menjamin pendanaan tersebut.

Saat menulis proposal penelitian, Anda harus dapat dengan jelas menjawab mengapa Anda menjalankan proyek ini, mengapa perlu dipelajari, dan bagaimana Anda merencanakan untuk menyelesaikan proyek ini. Seseorang yang meninjau proposal harus dapat dengan jelas dapat membentuk jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Itulah sebabnya penting untuk menulis dengan jelas, dengan dampak, dan untuk meyakinkan pembaca bahwa Anda memiliki pemahaman yang solid tentang topik ini.

Judul topik harus ringkas. Ini juga harus menarik dan membangkitkan minat dalam proposal. Judul proposal penelitian ditulis pada halaman pertama, yang disebut halaman judul, di sudut kiri atas. Juga di halaman judul adalah nama pengarangnya, dan universitas tempat mereka berafiliasi, yang berpusat di tengah halaman.

Setelah halaman judul adalah abstrak singkat dan jelas yang panjangnya tidak lebih dari paragraf dan merangkum gagasan utama dari proposal penelitian.

Biasanya terbentang sekitar 120 kata. Pengenalan proposal mengikuti abstrak. Ini memberikan latar belakang pada subjek penelitian, menunjukkan area yang belum dijelajahi dari topik tertentu, menjamin eksplorasi topik yang diajukan, dan yang terpenting, berisi hipotesis.

Hipotesis tersebut menunjukkan adanya korelasi antara dua variabel, dan merupakan aspek utama dari proposal penelitian yang ingin Anda buktikan atau sangkal melalui eksperimen. Dalam pendahuluan, mengikuti hipotesis, jelaskan mengapa Anda mempelajari topik tertentu, bagaimana Anda merencanakan untuk melakukannya, dan mengulangi kebutuhan untuk mempelajari topik tersebut.

Setelah diperkenalkan, harus ada tinjauan literatur yang komprehensif. Tujuan dari tinjauan pustaka adalah untuk memberikan pujian kepada mereka yang telah mempelajari subjek dan telah meletakkan dasar untuk pekerjaan Anda. Tujuannya juga untuk menyusun apa yang sudah diketahui tentang masalah ini, dan mengekspos area yang bisa mendapatkan keuntungan dari studi lebih lanjut.

Selanjutnya, proposal penelitian berisi metodologi dimana penelitian akan dilakukan. Bagian metodologi perlu dirinci secara rinci sehingga peneliti lain dapat meniru percobaan. Perlu ditentukan cara untuk mendapatkan data kualitatif atau kuantitatif yang akan digunakan dalam penelitian ini, instrumen apa yang akan digunakan, siapa peserta, dimana penelitian akan berlangsung, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Kemudian, sebuah proposal penelitian perlu secara singkat menyatakan bagaimana ia akan mengumpulkan hasil dari metodologi tersebut, dan bagaimana langkah ini akan membantu membuktikan atau membantah hipotesis tersebut. Akhirnya, ini berisi sebuah kesimpulan yang merangkum eksperimen dan menghubungkan hipotesis dengan metodologi dan hasil penelitian.